Wellcome TO XYI BANYUMAS SITE

Website yang berisi informasi mengenai dunia X-Riders Banyumas.

We Are XYI Banyumas

Klik disini untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang XYI Banyumas Region.

SPESIFIKASI YAMAHA X-RIDE

Untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang matic offroad yang satu ini, silahkan dilihat disini.

Keep Calm and Tetep Ngapak

Bersatu Kita Kompak, PERBEDAAN KITA DUPAK !!

Monday, 20 October 2014

Yamaha X-Ride Buat Off Road, Harus Ganti Ban!


Selamat Siang Brosis, X-RIDE gak bisa lepas dari yang namanya EXTREME. Yaps, kali ini saya akan membahas soal Extreme, Extreme disini yang saya maksud adalah medan yang Extreme.

Jika Sobat ingin menjajah medan yang Extreme atau bahasa gaulnya Off Road dengan menggunakan X-Ride, brosis wajib ganti ban pacul. Kenapa wajib? Dengan menggunakan ban pacul, atau ban offroad, akan menambah gaya tekanan ban ke trek yang extreme tersebut. Semisal brosis melewati jalanan lumpur yang licin, brosis akan lebih mudah mengendalikan motor dan mendapatkan traksi yang stabil dibanding menggunakan ban aspal biasa.

Ya brosis, intinya sih gitu. Terus kalau brosis melewati trek berpasir, brosis gak perlu deh pake garuk-garuk pasir dulu biar bisa jalan, dengan bantuan ban offroad, brosis bisa dengan lancar melewati trek berpasi tersebut. Contohnya gini nih brosis, kalo main kepasir tapi gak pake ban offroad!


Hehehehe... selipkan rodanya. Memang memperhatikan kaki-kaki saat Off Road merupakan hal yang penting dan sangat perlu diperhatikan borisis, minimal seperti tadi dibahas, yaitu dengan mengganti ban.

Lain lagi dengan TRABAS yang lebih extreme dari sekedar Off Road biasa. Brosis juga harus memodifikasi kaki-kaki X-Ride sobat, seperti meninggikan shock agar roda tidak terkena spakbor atau filter pada saat melewati gundukan tinggi, roda pun meski dimodif dengan roda yang lebih tangguh, biasanya sih diganti dengan velg beruji.


Yaps, itulah yang ingin saya sampaikan diartikel ini brosis, semoga bermanfaat. Salam Satu Aspal!

Wednesday, 15 October 2014

Modifikasi X-Ride Konsep IRON MAN MARK 7



Selamat siang brosis, xyi Banyumas kembali dengan membawakan artikel yang lumayan menarik nih, yaitu seputar modifikasi x-ride. Mau tau kayak apa modifikasinya, langsung aja check this out!

Memiliki hobi sebagai penggemar Superhero, membuat Om Tomi Sho terinspirasi untuk membuat tungganganya berkonsep Superhero. Om Tomi memilih konsep Super Hero Iron Man Mark 7 untuk X-Ride kesayangannya.

Konsep Iron Man Mark 7 benar-benar ia terapkan pada tunggannya, gak setengah-setengah brosis. Body cat airbrush, warna merah, coklat, hitam, dan dikombinasikan dengan sparepart yang presisi dan bener-bener pas, sesuai dengan sang tokoh superhero. Jadi pas ada orang liat, udah pasti tau kalo itu motornya Ironman, hehehe...

Berikut Previewnya brosis.





















Headlamp dimodif dengan memakai projector set double angeleyes untuk mempertegas karakter, sedangkan kaki-kaki menggunakan shock depan upside down g@zi, dan showa untuk bagian belakang, sedangkan untuk velg menggunakan merk rotora dengan ukuran 3"-5" dibalut dengan ban swallow ukuran 150/70. Untuk pembuangan pembakaran, disematkan juga knalpot KLX. Dan tidak luput dari sasaran modif, untuk menyempurnakan karyanya, helm KYT RRX disulap, dan hasilnya SEMPURNA.

Gimana brosis? minat bikin tunggangan kamu jadi seperti ini?
Tentunya brosis kudu siapin buget yang extra kalo mau bikin yang kayak gini, hehehe...

Friday, 10 October 2014

Sepenting Apakah Pelindung Lutut dan Siku ?




Didunia Biker's pastinya Brosis sudah gak asing lagi dengan yang namanya Pelindung Lutut. Kali ini XYI Banyumas Site mau sedikit membahas tentang benda itu. Sepenting apakah pelindung lutut dalam berkendara?

Pada dasarnya pelindung lutut dibuat khusus untuk melindungi tulang kering pada bagian tubuh kita (lutut dan siku) jika suatu saat kita terjatuh atau terjadi gesekkan dengan medan atau objek lain pada saat berkendara. Pastinya sangat bermanfaat sekali Brosis.

Tetapi mengapa pelindung lutut & siku tersebut hanya dipakai sebagian bikers pada saat melakukan perlajanan jauh atau touring saja? Apakah cuman buat gaya-gaya'an saja?
Gak Brosis, para bikers selain mempersiapkan stamina, kondisi motor, bikers juga pasti mempertimbangkan kondisi tubuh mereka. Pada saat touring, kondisi pengemudi pasti akan down disuatu titik jarak tertentu, nah hal itu pasti akah membuat tubuh bikers terasa lemah, dan bisa juga mengakibatkan kecelakaan kecil, seperti oleng karena mengantuk atau bahkan terjatuh. Dengan adanya pelindung lutut ini, dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya gesekan pada anggota tubuh kita.

Selain touring, biker's juga memakai pelindung lutut & siku ini pada saat offroad atau race sebagai pengaman wajib, untuk kejadian yang tidak diinginkan. Kebayang kan kalo riders ga pake pelindung, terus tiba-tuba jatuh.. uugghhh.. sakitnya tuuuh... disini.. wkwkwk..

Dan kenapa sobat bikers saat berkendara jarak pendek tidak memakainya? Karena dalam jarak pendek, pastinya sobat biker's masih dalam keadaan prima dan bisa menjanga kondisi tubuh dan motornya tetap stabil, dan tidak akan terkena lelah seperti pada saat touring.

Bagaimana Brosis?
Sedikit catatan nih, jika Brosis merasa lelah dalam kondisi touring, segeralah meminta berhenti sejenak untuk beristirahat, jangan terlalu dipaksakan, bisa bahaya.

Kesimpulannya, Pelindung lutut & siku tidak buat bergaya-gaya saja, tetapi untuk berjaga-jaga jikalau suatu saat kita terjatuh, bagian tulang kering kita terlindungi. Itu saja sih ^_^

Sekian dulu artikel kali ini ya...
Salam Satu Aspal !
Oiya bagi yang ingin menambahkan bagaimana pentingnya pelindung lutut & siku, bisa ditambahkan di kolom komentar ya... terima kasih.

Monday, 6 October 2014

Bahaya Pasang Scotlite Menggunakan Korek Api

Penting nih buat para X-RIDERS maupun temen-temen Biker's yang suka modif body motor pake Scotlite maupun Sticker. Pasalnya, bensin dan api itu pasangan yang paling serasi Brosis. Berikut adalah kejadian sebagai bahan pelajaran buat Brosis supaya gak sembarangan pasang sticker pake korek api.

Nasib nahas dialami Susi Reni Susanti warga Sedarat Balong, motor Satria miliknya yang baru 4 bulan dibeli terbakar saat hendak memasang sticker di salah satu jasa penyedia sticker di trotoar utara jalan Jendral Sudirman ( barat pertigaan Ngepos Ponorogo) Jumat 24 Januari 2014 sekitar jam 11 pagi.Kejadian ini bermula saat sedulur Reni bermaksud memasang sticker. Pemilik jasa sticker seperti biasa memasang sticker dengan bantuan korek untuk merekatkan sticker, tak disangka api korek menyambar bensin yang kebetulan baru terisi penuh sehingga api langsung menyambar.

Yaps, itulah kejadiannya brosis, ngeri juga ya. Buat Brosis yang sering modif decak atau stripping, harus lebih hati-hati lagi nih. Cari tempat jasa pemasangan sticker yang memang sudah proffesional, dan hindari pemasangan sticker dengan menggunakan korek api, minimal ya pakai hairdryer lah, biar gak kayak kejadian diatas.

Sekian dulu artikel biker's kali ini, terima kasih buat brosis yang udah mampir kesini ^_^
Salam Satu Aspal!

Friday, 3 October 2014

X-RIDER 48



X-RIDER 48, Apakah Brosis tau apa itu X-RIDER 48?? Pada postingan kali ini, saya akan membahas apa itu X-RIDER 48, Brosis pasti pada penasaran kan? Oke daripada makin penasaran mending langsung aja kita simak bareng-bareng tentang X-RIDER 48.

X-RIDER 48, Adalah Komunitas Pecinta X Ride dan JKT 48. "Waaoww... Lha kok ada komunitas kayak gini ??!" .
Komunitas ini dibuat sebagai wadah para pengguna matic X Ride yang juga suka dengan Idol Grup JKT 48. Komunitas ini diresmikan pada saat peluncuran Film VIVA JKT 48, tepatnya pada 5 Juni 2014.

"Emang banyak ya membernya.. ?!!" Untuk member saat ini baru terkumpul sekitar 20 Orang, dari seluruh penjuru tanah air. Kalo Brosis berniat buat jadi member, kita menerima dengan senang hati kok, heheh...
Oiya, salah satu anggota XYI Banyumas ini juga ada yang jadi membernya loh, yaitu saya sendiri (bro Restu, nunjuk sendiri) heheh... X-RIDER 48 Didirikan oleh ketua Komunitas ini sendiri yaitu Bro Dewandra Tegar, selaku Humas XYI Klaten.

Kata MasBro Tegar, komunitas X-RIDER 48 ini dibentuk dengan tujuan "mempersatukan X-RIDER Wota, dan manjalin persaudaraan".

Brosis tertarik buat gabung??
Gak usah bingung gimana cara gabungnya, Brosis cukup Follow saja twitter @xyi_48 dan ikuti saja informasi-informasi yang dibagikan oleh Masbro Tegar tentang X-Ride dan berita seputar JKT48. Terus, kalo bisa Brosis kontek-kontek'an aja sama member yang lain, biar saling mengenal. Dan satu lagi nih, Brosis harus hadir apabila X-RIDER 48 membuat sebuah acara atau bisa dibilang kayak silaturahmi antar member gitu. Sedikit bocoran nih, katanya nanti bakalan ada tour rutin buat ke FX Soedirman Jakarta Brosis.

Oiya nih, sebagai fans JKT48 Pastinya para member komunitas ini tidak lepas dengan yang namanya pernak pernik JKT48 di motornya. Mau liat apa aja pernak pernik JKT48 yang nempel dimotornya para member? berikut penampakkannya...
(Maaf, baru  segini foto yang terkumpul Brosis, heheh... )

Klik disini
Motornya Masbro Tegar, sticker JKT48 dibagian belakang Brosis, jadi gak keliatan


Motornya Fahrezal dari Gresik

Kalo yang ini Punya Mas Faizin member dari Bekasi

Ardiko Wahyu Yogyakarta

Yang ini juga FJKT48 dari Yogyakarta, Mas Fajar


Cukup segini dulu artikel kali ini ya Brosis, Salam Satu Aspal!

Thursday, 2 October 2014

SKILL RIDING – Menikmati Kecepatan Di Jalan Raya (berkendara cepat)


Nemu artikel yang bagus nih buat para rider motor semua. Sayang banget kalau hanya di post di facebook saja.

Cekidot bro sist…

Beberapa waktu lalu seorang rider tewas ketika melintas di jalur favorit kami. Motor yang dikendarainya menabrak tebing. Tak ada pasir dijalan ataupun mobil yang memaksanya keluar jalur. Peristiwa ini murni kesalahannya. Terlalu besar antusiasme tapi skillnya tidak mendukung. Kejadian semacam ini bukanlah hal baru di jalan raya. Seperti kebanyakan kecelakaan tunggal sepeda motor lainnya, pengendara memasuki sebuah tikungan dimana otaknya mengatakan “terlalu cepat”, segera didirikannya motornya dan mengunci rem belakangnya. Fatal….!!!

motogp-argentina-2014

Jika hal ini terjadi di sirkuit, mungkin pengendara ini cuma mengalami luka ringan saja dan masih sempat merenungkan kesalahan yg baru saja di buatnya di pit. Tapi mari kita perjelas satu hal..: JALAN RAYA BUKANLAH LINTASAN BALAP,BALAPAN DIJALAN RAYA SANGATLAH BERBAHAYA.

Menikmati kecepatan di jalan raya tidak sama dengan balapan di jalan raya. Menikmati kecepatan di jalan raya menempatkan motor pada sebuah titik dimana motor tersebut sudah stabil, bukan membuat motor selalu distabilkan. Seringkali pengendara motor sport terlempar dari motornya saat memelintir gas, dan motornya melaju pada kecepatan dan kestabilan yang tak dapat dikendalikannya. Menikmati kecepatan di jalan raya tidak terpaku pada level kecepatan tertentu. Jadi dengan menggunakan motor apapun bisa sama menyenangkannya jika dilakukan dengan benar, sesuai dengan kemampuan motor dan keahlian pengendaranya. Siapapun bisa ngegas, tapi tidak semua orang bisa mengerem ataupun berbelok dengan benar. Belajar mengerem akan menyelamatkan nyawamu, belajar menikung akan melengkapinya. Menikmati melibas tikungan dengan sepeda motor memang memberikan sensasi yang luar biasa bagi pengendara motor sport. Mekanisme memasuki tikungan yaitu dengan mengatur kecepatan masuk tikungan sedini mungkin. Rencanakan dengan baik, pertimbangkan segala aspek yang belum terlihat yang mungkin ada di dalam tikungan. Upayakan mendapatkan pandangan seluas mungkin, ingatlah prinsip dasarnya: “You go where you look”.

Jangan terburu-buru, seperti halnya kata Kenny Roberts Sr.”SLOW IN,FAST OUT. Pelajari segala rintangan yang mungkin ada terlebih dahulu, setelah mendapatkan pandangan terbuka, dan yakin jalurmu sudah bersih, barulah buka gas perlahan dan keluar dari tikungan.

 Touring X-Riders


Kami semua telah merasakan kengerian dan teror saat memasuki tikungan terburu-buru. Kami tak mampu menghadapi segala kejutan, karena kami terlalu sibuk mengerem dan membelokkan motor kami. Oleh karena itu kami tak lagi menggunakan teknik late breaking (teknik mengerem sedekat mungkin ke ujung masuk tikungan) saat menikmati kecepatan di jalan raya. Teknik late breaking hanya kami gunakan saat overtaking berebut posisi saat balapan di sirkuit. Lagi pula teknik late breaking akan membuat kita banyak kehilangan waktu didalam dan saat keluar tikungan. Belum lagi menurunnya kemammpuan scanning kami ketika fokus kami tertuju pada traksi ban dan suspensi. Traksi ban tidak sempurna saat suspensi bekerja penuh, bisa jadi sangat berbahaya saat kita merebahkan motor kita di tikungan, karena motor akan cenderung liar.

Mungkin selama ini belum ada majalah ataupun forum-forum safety riding ataupun petunjuk teknis tentang bagaimana berkendara cepat juga bisa aman. Kami akan coba berbagi tentang cara berkendara cepat dengan aman. Seberapa cepat kamu berkendara adalah keputusanmu. Jadikan pedoman dan acuan saat berkendara nanti. Ngebut di jalan raya utama empat jalur saat kondisi jalannya sepi mungkin melanggar hukum, tapi hal ini sepertinya cukup aman dilakukan. Melaju 60-80km/jam di daerah jalan raya perbukitan pasti tidak melanggar hukum. Tapi bisa jadi sangat berbahaya. Karenanya tentukan batas kecepatanmu di trek lurus dan di daerah perbukitan yg penuh tikungan.

Riding Touring 1

Grup riding kami tak terlalu memperdulikan soal top speed di trek lurus. Trek lurus kami manfaatkan untuk menata ulang barisan, memberi kesempatan bagi rider yang tercecer di tikungan untuk kembali merapat ke barisan. Semua anggota bebas memelintir gas. Jika dia senang melaju 160km/jam maka sebaiknya dia sering berlatih emergency stop ataupun panic breaking dari kecepatan tersebut. Melibas trek lurus adalah hal yang mudah, kami tidak terlalu tertarik untuk melakukannya, lebih baik kami manfaatkan untuk menata barisan dan membuat rencana untuk menghadapi tikungan berikutnya.

Hal paling menarik bagi saya dari grup riding kami saat melibas tikungan yaitu saat menyaksikan motor di depan saya rebah (flip) masuk tikugan secara teratur dengan ritme dan jarak yang sama. Begitu juga saat melirik spion, menyaksikan teman-teman di belakang melakukan hal yang sama seperti menyaksikan rentetan kartu domino. Beautifull……!!!!!

Riding Touring 2

Karena kami memiliki pemimpin dan aturan-aturan dalam grup yang kami patuhi, aspek kompetisi ketika mengendarai motor sport bisa di redam dan juga meredam ego rider muda bahkan rider tua. Kami juga merasakan semangat racing saat mengendarai motor kami, tapi kami menyimpannya dalam-dalam dan mengeluarkannya kembali di tempat yang seharusnya yaitu di sirkuit, sirkuit adalah ajang pembuktian keterampilan dan kemampuan motor kami untuk menjadi yang terbaik di antara teman-teman maupun rival kami. Menikmati kecepatan di jalan raya membutuhkan kecerdasan dan rasionalitas tehnik berkendara yang matang dan menyingkirkan aksi-aksi heroik di sirkuit tanpa mengorbankan kesenangan. Sirkuit adalah tempat untuk membentuk dan melatih dasar-dasar ketrampilan menikmati kecepatan bagi para rider. Di luar sirkuit kami berlatih soal menetapkan angka kecepatan yang tepat sesuai dengan kondisi lalu lintas dan jalan rayanya, dan melatih kepekaan terhadap hal-hal lain yang mungkin menyebabkan kegagalan.

Prinsip menikmati kecepatan di jalan raya:
1. Mengatur kecepatan masuki tikungan (speed entrance) sedini mungkin.
2. Perhatikan kondisi aspal.
3. Kendalikan motormu dengan cepat dan terorganisir.
4. Gunakan rem secara halus tapi pasti.
5. Jaga putaran mesin saat masuk tikungan.hal ini berguna untuk menstabilkan rangka dan suspensi terutama saat melibas tikungan dengan aspal bergelombang.
6. Jangan melewati garis pembatas jalur tengah kecuali untuk mendahului.
7. Jangan berkutat di garis tengah,waspadai kendaraan dari arah berlainan.
8. Jangan bergelantungan saat melibas tikungan duduk kaku di trek lurus.
9. Gunakan foot code/hand code saat melakukan group riding.
10. Jangan menhalangi jalur pengendara di belakangmu jika kamu tidak bisa mengikuti irama berkendara group ridingmu. Ambil posisi paling belakang supaya bisa membuatmu lebih leluasa mengatur kecepatan dn linemu saat melibas tikungan.

Di adopsi dari Sport Rider USA

 
Kopdar setiap hari Sabtu/Malam Minggu pukul 21.00 WIB, di Jalan Overste Isdiman Purwokerto - Komplek SMA N 4 Purwokerto, 100m selatan hotel Aston tepatnya di depan Pikako Photo Studio.